oleh

PT Krakatau Steel Tbk Akan Bentuk Subholding Sarana Infrastruktur

CILEGON – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk akan membentuk subholding sarana infrastruktur yang ditargetkan rampung pada akhir Mei 2021 nanti. Berkaitan dengan wacana tersebut, pihak perusahaan membantah bila dikaitkan dengan lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon di Kelurahan Warnasari. Lahan dengan luas sekitar 45 hektare yang digadang-gadang akan dijadikan Pelabuhan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

Baca Juga  ATLET BIN SUKSES MERAIH PRESTASI DI KEJUARAAN ATLETIK JATENG OPEN

Vicky Muhammad selaku Senior Manager External Communication Krakatau Steel mengakui bahwa PT KS berencana membentuk Subholding Sarana Infrastruktur, yang bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja dari anak-anak perusahaan.

“Yang digunakan aset milik anak usaha,” katanya, Jum’at (23/04/2021).

Sebelumnya telah mencuat kabar bahwa Walikota dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan khusus dengan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRD Cilegon pada Rabu (21/04/2021).

Baca Juga  6 Langkah Naik Kereta Gantung TMII

Corporate Secretary PT. KBS bernama Ima menjelaskan bahwa rencana subholding sarana infrastruktur hanya melibatkan anak usaha, PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL), PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI), PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS), dan PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT KIEC).

“Subholding (sarana infrastruktur) akan melibatkan 4 anak usaha dengan mitra, dan belum ada korelasinya dengan Warnasari,” pungkasnya.

News Feed