oleh

Didalam Negeri, China Telah Suntikkan 200 Juta Dosis Vaksin Corona

Beijing – Sekitar 200 juta dosis vaksin virus Corona (COVID-19) telah disuntikkan di berbagai wilayah China sejauh ini. Otoritas China mengutamakan para pekerja garis depan, mahasiswa dan orang-orang yang tinggal di area perbatasan dalam vaksinasi Corona domestik.

Dilansir Associated Press, Jumat (23/4/2021), China meningkatkan upaya vaksinasi Corona di wilayahnya setelah awal yang lambat akibat hilangnya kasus penularan lokal virus Corona. Pada Rabu (21/4) waktu setempat, sedikitnya dua kasus penularan lokal dilaporkan di kota Ruili, yang berbatasan dengan Myanmar.

Sedangkan pada Kamis (22/4) waktu setempat, enam kasus baru dilaporkan, dengan semuanya kasus impor atau penularannya terjadi di luar negeri.

Baca Juga  Satuan Brimob Polda Maluku Melakukan Penyemprotan Disinfektan di SMP Negeri 2 Ambon

Vaksin-vaksin buatan China diketahui memiliki angka efikasi antara 50,7 persen hingga 79,3 persen, berdasarkan data perusahaan. Angka itu lebih rendah dari angka efikasi vaksin buatan luar negeri, meskipun masih dinyatakan efektif.

Otoritas China telah menyetujui penggunaan lima vaksin Corona buatan domestik dan mengekspor jutaan dosis ke berbagai negara, meskipun sejumlah ilmuwan meyakini vaksin buatan China memberikan perlindungan lebih sedikit dibandingkan vaksin buatan Pfizer, Moderna dan AstraZeneca.

Sebagian besar vaksin Corona yang disuntikkan kepada warga China membutuhkan dua dosis, meskipun ada sejumlah kecil vaksin yang hanya membutuhkan satu dosis atau bahkan membutuhkan tiga dosis.

Baca Juga  Di Tengah Pilkada Sebaran Wabah Virus Corona Bertambah 6.058 Kasus

Tidak diketahui secara jelas ada berapa banyak orang yang telah divaksinasi secara penuh — menerima dosis yang diperlukan — di wilayah China.

“Saat ini, upaya vaksinasi di wilayah-wilayah penting dan kelompok populasi penting berjalan lancar secara keseluruhan,” tutur seorang pejabat Pusat Pengendalian Penyakit setempat, Cui Gang, kepada wartawan dalam konferensi pers.

Cui menyebut 80 persen pekerja di sektor kesehatan telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin Corona.

Namun juru bicara Komisi Kesehatan Nasional, Mi Feng, menuturkan bahwa kota-kota di berbagai wilayah China melaporkan kekurangan pasokan vaksin, dengan beberapa mengatakan mereka tidak bisa mendapatkan jadwal untuk vaksinasi dosis kedua.

Baca Juga  Anies Tak Perlu Perpanjang PSBB, Pengusaha: Tak ada Hasil Positif

Para pejabat kesehatan China mengakui kesulitan tersebut dan menyerukan agar pemerintah daerah harus memastikan suntikan dosis kedua, untuk vaksin yang butuh dua dosis, diberikan dalam waktu delapan minggu.

China dilaporkan melakukan jutaan vaksinasi dalam sehari, dengan target memvaksinasi 560 juta orang dari total 1,4 miliar jiwa populasinya pada pertengahan Juni mendatang. (*/cr4)

 

Sumber : news.detik.com

News Feed