oleh

Pilkada Harus Sukses, Inilah Bentuk Kemenangan Konstitusi

LAMPUNG, SIN.CO.ID – Calon Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari mengingatkan bahwa Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19, karena untuk menjamin hak konstitusional rakyat untuk memilih dan dipilih.

“Pemilihan Serentak 2020 tetap dilaksanakan untuk menjamin hak konstitusional rakyat untuk memilih dan dipilih terpenuhi. Tak ada yang menghalangi hak konstitusi itu meski masih dihantuin dengan pandemi,” Zaiful Bokhari, Sabtu (28/11/2020).

Hal itu, menurut dia, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) yang mengatur mengenai hak memilih seperti tercantum dalam dalam Pasal 43.

Selain itu, menurut Zaiful, Pilkada Serentak tetap dilaksanakan tahun 2020, karena tidak ada pihak mana pun yang bisa memberi kepastian kapan COVID-19 akan berakhir.

“Rakyat Lampung Timur saya yakin akan bekerja keras dengan munyukseskan pilkada. Saya pun yakin sebaran wabah mampu ditekan, dan virus hoaks mampu ditangkal,” imbuh Bang Ipul-saapan akrab Zaiful Bokhari.

Baca Juga  Pemkab Karo, KPUD, Bawaslu, dan Tim Paslon Bupati/Wakil Bupati Deklarasikan Pilkada Damai

Azis menegaskan bahwa keputusan Presiden Jokowi yang dikuatkan dengan DPR serta penyelenggara pemilu tetap menggelar Pilkada Serentak 2020, menunjukkan Indonesia tidak boleh kalah dengan pandemi.

Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan beberapa negara, seperti Singapura, Korea Selatan, dan Amerika Serikat tetap menyelenggarakan pemilu di tengah pandemi COVID-19, namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga  Presiden Jokowi Berikan Ucapan Selamat ke Bide atas terpilihnya sebagai presiden dan wapres AS

“Singapura, Korea Selatan, dan juga Amerika Serikat tetap menyelenggarakan pemilu di masa pandemi. Tentu dengan protokol kesehatan sangat ketat,” katanya lagi.

Hal itu, menurut dia, menunjukkan bahwa kehidupan harus terus berjalan dan masyarakat tidak boleh menyerah melawan COVID-19. (oke/jes)

Komentar

News Feed