oleh

MPLS Pendidikan Jarak Jauh Bekali Murid dengan Kemandirian Belajar

 MPLS PJJ Jenjang Pendidikan Menengah dibuka oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Dalam sambutannya, Wamen Fajar menyampaikan selamat kepada para murid yang akan mengikuti MPLS PJJ.

Baca Juga  FGD Akhir Tahun Kompolnas: Papua Perlu Pendekatan Khusus Dalam Harkamtibmas

Menurutnya, PJJ merupakan inovasi layanan pendidikan yang ijazahnya sama dengan ijazah formal sehingga para murid diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh hingga menyelesaikan pendidikannya. Hal ini mengingat asas pembelajaran PJJ yang bersifat fleksibel dan menuntut motivasi tinggi dalam belajar secara mandiri.

“PJJ ini adalah jembatan emas untuk menikmati layanan pendidikan yang kualitasnya sama. Dari MPLS PJJ ini, adik-adik diharapkan dapat menguatkan komitmen untuk menyelesaikan pendidikan sampai tuntas,” ujar Wamen Fajar.

Baca Juga  Pernyataan Sikap ICMI Mengenai Penyerangan Israel Terhadap Palestina

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menjelaskan bahwa MPLS PJJ tidak sekadar kegiatan pengenalan lingkungan belajar, tetapi juga fondasi awal menyiapkan murid untuk menjalani pembelajaran PJJ yang secara karakteristik berbeda dengan model pembelajaran tatap muka pada umumnya. Selain itu, MPLS juga menjadi kesempatan bagi sekolah penyelenggara untuk mengenali karakteristik dan kebutuhan belajar setiap murid sehingga layanan pembelajaran dapat disesuaikan secara optimal.

“MPLS PJJ ini memperkenalkan tiga aspek utama, yaitu kemandirian, literasi digital, serta platform pembelajaran yang akan digunakan selama proses mereka belajar nantinya. Untuk sekolah induk dan mitra, momen MPLS PJJ ini menjadi ajang untuk memetakan kebutuhan murid yang bervariasi sehingga layanan pendidikan yang diberikan optimal,” kata Dirjen Tatang.

Baca Juga  Mendikbud Nadiem: Pelaksanaan Seleksi CPNS dan PPPK Pastikan Secara Akuntabel dan Transparan

Dirjen Tatang juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah mendukung PJJ Jenjang Pendidikan Menengah sebagai upaya bersama untuk mengembalikan anak ke sekolah dan mewujudkan Wajib Belajar 13 Tahun.

News Feed