oleh

Fakta Meningkatnya Kasus Kematian COVID-19 Di Banten 4 April 2021

Jakarta – Angka kematian pasien virus Corona di Indonesia pada Minggu (4/4/2021) meningkat tajam. Jika dilihat dari sebarannya, Provinsi Banten menduduki peringkat pertama dengan 338 orang pasien yang meninggal.

Selama pekan terakhir, kasus kematian kali ini adalah kasus kematian yang tertinggi. Sejak sepekan terakhir, atau per 29 Maret, angka tertinggi kematian Corona masih berada di bawah 200 orang.

Jika dilihat data per 29 Maret, begini data kematian Corona harian di Indonesia:

  • 29 Maret: 132 kasus kematian
  • 30 Maret: 173 kasus kematian
  • 31 Maret: 104 kasus kematian
  • 1 April: 196 kasus kematian
  • 2 April: 97 kasus kematian
  • 3 April: 91 kasus kematian
  • 4 April: 427 kasus kematian

Kadinkes Banten Ati Pramudji Hastuti mengungkap penyebab terjadi lonjakan kasus kematian akibat COVID-19 adalah keterlambatan proses input data di aplikasi sehingga daerah Banten menunjukkan angka kenaikan yang cukup tinggi.

Baca Juga  Sikap Satgas Tentang Objek Wisata Buka Saat Lebaran

“Data lama di Banten baru terinput di aplikasi NAR (New All Record) pusat dalam minggu ini, sehingga seolah-olah kasus di Banten naik signifikan,” kata Ati.

Ati memaparkan data di Satgas COVID-19 tingkat provinsi lebih banyak dibandingkan data yang telah dilaporkan oleh pemerintah pusat per harinya.

Sejak Selasa (30/3/2021), pihaknya telah melakukan sinkronisasi data antara Satgas pusat dan daerah sehingga lonjakan kematian yang dilaporkan Banten per Minggu (4/4/2021) adalah akibat dari penyesuaian data yang belum terinput.

Baca Juga  Gavi Dan Bank Dunia Desak Negara Pasokan Berlebih Lepas Kelebihan Vaksin

“Sehingga dalam satu minggu ini seolah kasus di Banten naik signifikan padahal itu kasus lama yang baru terinput,” ucapnya. (*/cr5)

Sumber: health.detik.com

News Feed