oleh

Hujan dengan Intensitas Tinggi sebabkan Banjir di Kabupaten Gorontalo

KWANDANG – Hujan dengan intensites tinggi menyebabkan permukiman warga di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo digenangi air selutut, Bencana ini berlangsung sejak Selasa (23/3/2021) pada pukul 13.15 WITA.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan meluapnya anak Sungai Desa Didingga. Hal tersebut semakin membuat kondisi air di permukiman warga semakin tinggi.

Berdasarkan pantauan BPBD genangan air mencapai sekitar 110 cm. Daerah yang terdampak di antaranya adalah Kabupaten Gorontalo Utara, Kecamatan Biau, Desa Bualo, Desa Didingga, Desa Biau dan Desa Omuto. Dilansir siberindo.co

Akibat dari peristiwa ini memakan korban 323 KK dan 1.490 jiwa menurut laporan BPBD.

Baca Juga  Evakuasi Warga Banjir, BPBD Kabupaten Aceh Timur Terjunkan 2 Perahu Politelin

tak hanya itu, terdapat kerugian materil sekitar 315 unit rumah warga terendam, dan 6 unit dapur rumah semi permanen mengalami kerusakan.

Upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Gorontalo, memaksimalkan tenaga yang ada dengan terus berkoordinasi dengan TNI, Polri hingga pemerintah setempat terkait pendataan dan monitoring TMA anak sungai Didingga.

Tak hanya itu saja, BPBD Kabupaten Gorontalo juga melakukan kerja sama berupa evakuasi para korban terdampak bencana Banjir yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga  Anugerah Mahkota Mahadiraja Ekonomi Rakyat Indonesia KERIS AWARD 2024 Ke Presiden RI, Kenapa?

Pada Rabu (24/3/2021) genangan air terlihat sudah surut. Para warga segera melakukan kegiatan membersihkan wilayah mereka guna mberaktivitas normal kembali.

Pihak BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap adanya bencana lain, seperti tanah longsor yang dapat membahayakan keselamatan.

Selain itu, setiap warga diharapkan memiliki rencana darurat dalam mengantisipasi bahaya Banjir di lain waktu, misalnya identifikasi potensi risiko tempat tinggal dan persiapan logistik permakanan.

Baca Juga  Banjir Rendam Dua Desa di Kabupaten Garut

Tidak lupa untuk selalu memantau perkembangan cuaca terkini daerah setempat melalui situs resmi BNPB dan BMKG. (*/cr7)

Komentar

News Feed