oleh

Personel Densus 88 Kawal 23 Tersangka Teroris Di Bandara Soetta

Jakarta, SNI.co.id – Sebanyak 23 tersangka teroris yang berhasil ditangkap Densus 88 di daerah Lampung Tengah langsung dibawa ke Jakarta, dan telah tiba di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) sekitar pukul 12.47 WIB.

Puluhan tersangka teroris dibawa menggunakan pesawat Batik Air Airbus 320 PK-LOA. Proses penurunan 23 tersangka teroris dikawal ketat personel Densus 88.

Setiap tersangka diturunkan dengan pengawalan dua orang personel Densus 88, para tersangka berjalan tanpa alas kaki.

Kepada awak media, Rabu (16/12/2020) Kabag Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, “Densus 88 berhasil menangkap 23 tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiah (JI) di Lampung. Dari 23 yang diamankan, ada dua tersangla yang merupakan DPO Polri, yakni Zulkarnaen DPO selama 18 tahun dan upik lawanga”, ucapnya.

Baca Juga  SMSI Minta Presiden Terbitkan Perpu UU Kedaulatan Digital Pengganti UU ITE

Ramadhan menjelaskan Upik Lawanga mempunyai keahlian dalam membuat senjata dan merakit bom, seperti bom Tentena, bom gor Poso, bom pasar central dan rangkaian tindakan teror lainnya pada 2004 hingga 2006.

Sedangkan Zulkarnaen merupakan DPO Polri dalam kasus teror bom Bali 1 yang terjadi di tahun 2002, dia juga memiliki kemampuan merakit bom high explosive, merakit senjata api dan kemampuan militer”, ujarnya.

Baca Juga  Kunjungi LDII, Kapolri Bahas Dai Kamtibmas Hingga Moderasi Beragama

Masih dikatakannya. Zulkaenaen merupakan pimpinan Askari Markaziah Jamaah Islamiah, sebagai pelatih akademi militer Afganistan selama 7 tahun, arsitek kerusuhan Ambon, ternate, Poso pada.tahun 1998 sampai 2000,” tandasnya. (*/Rls)

Komentar

News Feed