oleh

Bupati Magelang Teken ‘Surat Pernyataan Bencana’ Merapi Siaga III

SIN –  Bupati Magelang Zaenal Arifin menandatangani ‘Surat Pernyataan Bencana’ menyusul adanya keputusan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta terkait naiknya status Merapi dari waspada level II menjadi siaga level III. Penandatanganan surat pernyataan bencana itu sebagai langkah untuk segera mengatasi persoalan Merapi tersebut.

“Atas dikeluarkannya keputusan BPPTKG mengenai kenaikan status Merapi, hari ini juga tanggal 6 November 2020 saya telah menandatangani surat pernyataan bencana untuk mengatasi penanganan korban Merapi,” ungkap Bupati Magelang saat meninjau tempat penampungan di Balaidesa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Jumat (6/11/2020), seperti dikutip suarabaru.id, grup siberindo.co.

Zaenal menyebutkan Pemerintah Kabupaten Magelang akan menggelontorkan dana sebesar Rp5 miliar untuk mengatasi permasalahan bencana Merapi itu.

Anggarannya berasal dari APBD. “Di penetapan 2020 ini ada anggaran Rp5 miliar pada anggaran belanja tidak terduga.

Cukup banyak karena ini akan bersama dengan penanganan Covid-19 seperti untuk pemasangan sekat di tempat pengungsian. Jadi bisa menggunakan anggaran tersebut sesuai dengan peruntukannya,” katanya.

Baca Juga  Gavi Dan Bank Dunia Desak Negara Pasokan Berlebih Lepas Kelebihan Vaksin

Ia mengimbau kepada warga Kabupaten Magelang yang berada pada KRB III untuk berhati-hati dan waspada dari segala kemungkinan erupsi Gunung Merapi. Sesuai dengan arahan BPPTKG radius 5 Km dari puncak Gunung Merapi tidak boleh melakukan aktivitas.

“Maka silakan patuhi imbauan BPPTKG tersebut, kalau sudah tidak merasa nyaman di atas silahkan turun ke bawah, kami siapkan titik-titik pengungsian. Kami akan fasilitasi dan siapkan kebutuhan-kebutuhan masyarakat,” imbuh Zaenal.

Baca Juga  Hobby Bertanam,Lobby Hotel Dijadikan Toko Pot Kembang

Kepada setiap warga yang mengungsi di tempat penampungan akan dilakukan rapid test. Hingga saat ini jumlah pengungsi di Balaidesa Deyangan tercatat 126 orang dari Desa Krinjing, Kecamatan Dukun.

 

sumber : siberindo.com

Komentar

News Feed