oleh

Kemnaker Gandeng LAN Tingkatkan Kesiapan Kerja Peserta Magang melalui MagangHub

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Corporate University Lembaga Administrasi Negara (LAN) memperkuat Program Pemagangan Nasional atau MagangHub sebagai upaya meningkatkan kesiapan kerja generasi muda melalui pengembangan kompetensi teknis dan keterampilan nonteknis (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Penguatan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival MagangHub yang menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta untuk mendukung pengembangan talenta yang lebih adaptif terhadap dinamika pasar kerja.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan MagangHub dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri yang terus berkembang.

“Program ini dirancang untuk mempersiapkan lulusan perguruan tinggi agar lebih siap memasuki pasar kerja dengan bekal kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Afriansyah saat membuka Festival MagangHub hasil kolaborasi Kemnaker dan Corporate University LAN di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga  Adhy Karyono Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPP IKA STKS-POLTEKESOS Periode 2026-2030

Menurutnya, perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital, telah mengubah kebutuhan tenaga kerja secara signifikan. Karena itu, proses pembelajaran tidak lagi cukup mengandalkan teori di ruang kelas, tetapi juga harus memberikan pengalaman praktis melalui keterlibatan langsung di lingkungan kerja.

Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pemagangan, Kemnaker terus mengembangkan platform MagangHub yang menghubungkan lulusan perguruan tinggi dengan perusahaan maupun instansi pemerintah yang menyediakan program pemagangan. Kerja sama dengan Corporate University LAN juga diarahkan untuk memperkuat pengembangan kompetensi dan karakter peserta agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Afriansyah menjelaskan, peserta MagangHub tidak hanya memperoleh pengalaman kerja sesuai bidang keahlian, tetapi juga mendapatkan kesempatan mengembangkan berbagai keterampilan yang semakin dibutuhkan oleh industri.

Baca Juga  KI DKI Jakarta Tinjau Implementasi Zona Informatif di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat

“Melalui MagangHub, peserta tidak hanya memperoleh penguatan kompetensi sesuai bidang keahlian, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, literasi digital, kecerdasan emosional, dan etos kerja,” katanya.

Selain itu, pemerintah terus meningkatkan kualitas Program Pemagangan Nasional melalui sejumlah langkah strategis, di antaranya memperluas akses bagi lulusan pendidikan profesi, memberikan manfaat sertifikasi kompetensi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri.

Afriansyah berharap pemagangan dapat menjadi gerakan bersama dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang kompeten, produktif, dan mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat.

Sementara itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara Muhammad Taufiq menegaskan bahwa program magang memiliki peran lebih luas daripada sekadar memberikan pengalaman kerja. Menurutnya, pemagangan juga menjadi sarana pembentukan karakter, budaya kerja, dan kemampuan beradaptasi yang penting bagi generasi muda.

Baca Juga  Diskominfostandi Kota Bekasi Terima Kunker Anggota DPR Kabupaten Pasaman Barat

Taufiq menilai kolaborasi antara MagangHub dan Corporate University LAN merupakan langkah strategis untuk memperkuat budaya belajar sepanjang hayat sekaligus memperkaya pengalaman peserta melalui berbagai program pengembangan soft skills.

“Peserta magang menjadi bagian dari organisasi. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga belajar memahami nilai, budaya kerja, serta mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai bidang,” ujarnya.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap program pemagangan dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan tenaga kerja yang lebih siap menghadapi transformasi digital dan kebutuhan industri masa depan.(*)

News Feed