oleh

Sikap Satgas Tentang Objek Wisata Buka Saat Lebaran

JAKARTA – Sejumlah tempat wisata akan tetap di buka meskipun pemerintah melakukan pembatasan mobilitas. Hal ini pun memperoleh sejumlah kritikan karena bisa meningkatkan potensi penularan virus Corona (Covid-19).

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, yang di larang adalah adanya wisata jarak jauh.

“Pada prinsipnya SE Satgas 13 2021 tidak memperbolehkan adanya wisata jarak jauh,” kata Wiku dalam keterangan persnya, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga  Toko Obat Herbal Di Pelabuhan Karanglo Nyaris di Maling

Dia mengatakan larangan wisata jarak jauh dapat mengurangi jumlah wisatawan. Sehingga penularan covid-19 dapat di tekan.

“Ini di harapkan dapat mengurangi jumlah wisatawan di lokasi pariwisata agar tidak menimbulkan kerumunan dan mencegah masuknya kasus dari daerah lain yang berpotensi membawa varian baru. Yang mungkin lebih menular dan membahayakan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Komunitas Indonesia di Brunei Salurkan Donasi untuk Penanganan Covid-19

Lebih lanjut Wiku mengatakan, pembukaan objek wisata harus di barengi dengan disiplin protokol kesehatan. Mulai dari pembatasan kunjungan wisatawan hingga menjalankan 3M.

“Meskipun objek wisata di buka di masa pandemi, prinsip kehati-hatian dan menghindari terjadinya kepadatan dan kerumunan harus menjadi prioritas,” ungkapnya.

“Hal ini harus diterapkan utamanya oleh penyelenggara objek wisata agar membatasi jumlah pengunjung selama masa pandemi dan selalu mengingatkan para pengunjung untuk memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak selama berada di area objek wisata,” tambahnya. (*/cr1)

Baca Juga  Dedi Supandi Dukung Program SMK Dalam Bangun 27 Desa di Jabar

Sumber: sindonews.com

News Feed