oleh

Kemenag dan KKP Perkuat Kolaborasi Berdayakan Ekonomi Umat di Kawasan Pesisir

SIN.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) terus memperluas kontribusi lembaga pendidikan keagamaan dalam agenda pembangunan nasional. Terbaru, Kemenag menjalin kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir serta komunitas pesantren dan madrasah.

Komitmen tersebut ditandai melalui penandatanganan kerja sama antara Sekretariat Jenderal Kemenag dengan Sekretariat Jenderal KKP. Kolaborasi lintas sektor ini difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, riset, inovasi, hingga transformasi digital di sektor kelautan dan perikanan. Pada saat yang sama, dilakukan juga penandatanganan kerja sama antara KKP dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon, dan Universitas Teknologi Muhammadiyah (UTM) Jakarta.

Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri (HKLN) Kemenag RI, Imam Syaukani, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi besar pesantren, madrasah, dan satuan pendidikan keagamaan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Liga Spanyol Sudah Siap Ditinggal Lionel Messi

“Kerja sama ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat melalui lembaga pendidikan keagamaan. Pesantren dan madrasah memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional,” ujar Imam, di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Ia menambahkan, pengembangan sektor kelautan dan perikanan membutuhkan pendekatan pendidikan dan pendampingan yang berkelanjutan. Lewat kolaborasi ini, Kemenag mendorong lahirnya program-program inovatif yang berdampak langsung pada peningkatan kapasitas komunitas keagamaan, khususnya di wilayah pesisir.

Hadir pula dalam acara tersebut Staf Khusus Menteri Agama Bidang Hubungan dan Kerja Sama Kelembagaan, Sutomo, bersama jajaran pejabat KKP, pimpinan UNU Cirebon, serta pimpinan UTM Jakarta.

Baca Juga  Dituding “Cuci Tangan”, Kemenag Kaltim Berikan Klarifikasi Pemberitaan Kasus Asrama Haji Balikpapan

Sekretaris Jenderal KKP Andy Artha Donny Oktopura menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus bermuara pada kemakmuran rakyat sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. Menurutnya, Kemenag beserta UNU Cirebon dan UTM Jakarta merupakan mitra strategis dalam mengakselerasi Program Prioritas Nasional dan Asta Cita Presiden.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan misi Asta Cita melalui pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan,” ujar Andy.

Andy menjelaskan, KKP memiliki lima arah kebijakan Ekonomi Biru menuju Indonesia Emas 2045 yang mencakup berbagai program, seperti Kampung Nelayan Merah Putih, budi daya ikan darat tematik, hingga modernisasi kapal.

“Keberhasilan pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional memerlukan kolaborasi lintas kementerian, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Oleh karena itu, Sekretariat Jenderal KKP membangun sinergi dengan Kementerian Agama, Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon, dan Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta sebagai mitra strategis dalam mendukung percepatan implementasi program-program prioritas KKP,” kata Andy.

Baca Juga  Polisi Tangkap Oknum PNS dan Jaringan Mafia Perdagangan Orang di Kepri

Dalam kerangka kerja sama ini, perguruan tinggi keagamaan dan mitra akademis turut memegang peranan kunci. UNU Cirebon disiagakan untuk penguatan SDM, penelitian terapan, serta pendampingan masyarakat pesisir. Sedangkan UTM Jakarta mendukung dari sisi transformasi digital, sistem informasi, bisnis digital, dan kewirausahaan sektor perikanan.

Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Kemenag bersama KKP dan institusi pendidikan tinggi berkomitmen menghadirkan pembangunan nasional yang inklusif, berdampak nyata bagi umat, serta mendukung terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045.

News Feed