oleh

Sekjen Kemenag Titip Enam Pesan Penting bagi Lulusan PTKIN

SIN.CO.ID – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menyampaikan enam pesan kepada para wisudawan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Kamaruddin saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Doktor ke-74, Magister ke-106, serta Program Sarjana dan Diploma ke-126 UIN Suska Riau di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), Pekanbaru, Rabu (5/8). Pada wisuda Periode III Tahun 2026 tersebut, UIN Suska Riau mengukuhkan sebanyak 600 wisudawan dan wisudawati.

Pesan pertama, Kamaruddin mengajak para lulusan memiliki tujuan hidup yang jelas sebagai pijakan dalam menentukan masa depan. “Pastikan bahwa Anda punya tujuan, Anda punya rencana, Anda punya cita-cita. Dan kejarlah cita-citanya. Lakukan segala sesuatu yang bisa mendukung cita-cita Anda ke depan. Dan yang tidak penting, ditinggalkan,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga  Penurunan Jumlah Kendaraan yang Melintas dari Jakarta, Jawa Barat Hingga Jawa Timur

Pesan kedua, ia mengingatkan pentingnya fokus dalam meraih cita-cita. “Kuncinya adalah fokus. Fokus dan fokus dengan tujuan yang ingin Anda capai,” tutur Kamaruddin Amin.

Ketiga, Kamaruddin Amin mendorong para wisudawan membangun jejaring dan memilih lingkungan pergaulan yang positif sejak masa kuliah.

“Kalau Anda ingin sukses, lingkarilah diri Anda dengan orang-orang yang sukses. Bertemanlah dengan orang yang bisa membuat Anda tumbuh,” katanya.

Baca Juga  JALAMITRA, CARA KEMLU JARING MITRA THINK TANK: DISKUSI BSKLN, BRIN DAN LEMBAGA MITRA REKOMENDASI KEBIJAKAN LUAR NEGERI

Pesan keempat, Kamaruddin mengingatkan bahwa karakter, kemampuan berkomunikasi, serta sikap rendah hati juga menjadi bekal penting menghadapi dunia kerja.

“Ilmu yang Anda dapatkan memang menjadi modal utama, tetapi belumlah cukup. Anda harus memiliki karakter yang kuat, Anda harus fokus, Anda harus punya jaringan, punya teman, punya pergaulan humble dan seterusnya,” ungkapnya.

Kelima, Kamaruddin Amin mengajak para lulusan memaknai ilmu pengetahuan sebagai sarana menghadirkan manfaat bagi banyak orang.

“Kualitas keilmuan kita tidak ditentukan oleh seberapa luas ilmu yang kita miliki, tidak ditentukan oleh seberapa dalam ilmu kita, tapi ditentukan oleh sejauh mana keilmuan kita berdampak kepada diri kita, berdampak kepada orang lain, berdampak kepada lingkungan, berdampak kepada umat, kepada bangsa dan negara,” jelasnya.

Baca Juga  Forkompinda Kabupaten Tangerang, Gelar Jumpa Pers

Terakhir, Kamaruddin mengingatkan para wisudawan bahwa kehadiran seorang sarjana harus mampu membawa manfaat dan kemaslahatan.

“Kehadiran Anda harus memberi warna, setidaknya khusus untuk komunitas Anda. Karena Anda telah menjadi sarjana, Anda telah menjadi akademisi, seorang intelektual, seorang yang berilmu pengetahuan, maka perilaku Anda, sikap Anda harus memberikan dampak positif, mendatangkan kemaslahatan, mendatangkan kebaikan untuk masyarakat, untuk umat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

News Feed