oleh

Gus Lutfi resmi jabat Ketua Umum PP UMKM Nahdliyin TH 2026 – 2031

Lutfi Hakim Wahid, MM resmi menjabat sebagai Ketua Umum PP UMKM Nahdliyin Indonesia dengan masa khidmat TH 2026 – 2031. Pengukuhan dilaksanakan di Hotel Orchudz Jakarta Pusat, Kamis (12/02/2026)

Dalam sambutannya, Gus Lutfi menyampaikan UMKM Nahdliyin menjadi penggerak ekonomi yang beradaya saing, maju dan mandiri.

UMKM Nahdliyin akan membuat ekosistem di dalam pengelolaan umkm dari mulai usaha sampai dengan potensi pembeli serta permodalan. Kita akan naik kelas karena kita tidak bicara pasar lokal saja tapi membuka peluang untuk ekspor

Baca Juga  777 Badan Publik di Jakarta Wajib Hadiri Acara Launching E-Monev Tahun 2025 Besok 12 Agustus 2025

“Insya allah 7 Maret 2026 kita adakan Ramadhan Bazar Berkah 1447 H dan penguatan struktur UMKM Nahdliyin sampai dengan tingkat ranting diseluruh Indonesia”. Ujar Gus Lutfi

Ketua Penyelenggara, R Ukar Karyana menyampaikan harapannya akan terjalinnya hubungan yang baik antara UMKM dan industri besar, “Kami berharap adanya sinergi berkelanjutan antara UMKM Nahdliyin, industry-industri besar dan industry dunia.

Baca Juga  Pemerintah Kota Depok Mendapatkan Bantuan Satu Unit Mobil Perpustakaan Keliling Dari Perpusnas

“Sebagai langkah awal, kami telah mengundang beberapa sponsor untuk mengawali kerjasama dengan UMKM Nahdliyin, seperti perwakilan Badan Pangan Nasional, PT Kiano Land ( Prperty ), PT Multi Sarana Daya Utama ( Produksi Fasilitas & Peralatan budidaya laut & Ekowisata, PT Karya Marina Mandiri ( Produksi dan Penyedia kapal boat Karet, PT Indonesia Maju Bersama ( Tambang, Oil & Gas, Property, Trading & Ekspor Impor )” Kata Ukar Karyana

Baca Juga  dr Ali Mahsun ATMO Presiden KAI: Pilpres 2024 Jadi Golden of Opportunity atau Killing Round bagi Ekonomi Rakyat UMKM?

Sekjen PP UMKM Nahdliyin, Didik Catur Prasetya, SH, MH membacakan SK PP UMKM Nahdlyin yang di lanjukan dengan penyematan PIN serta memimpin pembaiatan ( sumpah setia ) saat Prosesi Pelantikan PP UMKM Nahdliyin oleh Gus Lutfi.

News Feed