SIN.CO.ID– Sebanyak 110 anggota Pramuka Penegak dari berbagai Gugus Depan dan Kwartir Ranting se-Jakarta Pusat mengikuti kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) 2026. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 tersebut, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Jakarta Pusat turut berperan memberikan pendampingan untuk mengenalkan teknologi komunikasi radio amatir kepada generasi muda.
Kegiatan JOTA-JOTI 2026 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Pusat ini menjadi sarana pembelajaran bagi anggota Pramuka untuk memperluas wawasan mengenai komunikasi nirkabel, penggunaan internet, serta tata cara menyampaikan informasi secara tertib dan bertanggung jawab.
Pembukaan kegiatan berlangsung pada Jumat (16/10/2026) di Sekretariat ORARI Lokal Jakarta Pusat. Ketua ORARI Lokal Jakarta Pusat, Yudi Wahyudin Suryaputra dengan tanda panggilan amatir radio YCØJNK, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
“Pada tanggal 16 Oktober 2026, JOTA-JOTI Jakarta Pusat saya nyatakan dibuka,” ujarnya dalam prosesi pembukaan.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri unsur Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Pusat. Sambutan Ketua Kwarcab Jakarta Pusat, Suprayogie, disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarcab Jakarta Pusat, Yolanda Puspa Febiola.
Kehadiran unsur pimpinan Gerakan Pramuka dan ORARI memperlihatkan kolaborasi dalam mendukung kegiatan pendidikan nonformal yang menggabungkan pembinaan karakter, keterampilan komunikasi, dan pengenalan teknologi.
ORARI Bimbing Peserta Mengenal Komunikasi Radio
Sebagai organisasi yang memiliki kompetensi di bidang komunikasi radio amatir, ORARI Lokal Jakarta Pusat memberikan pendampingan teknis kepada peserta agar mereka dapat mengenal cara kerja komunikasi melalui gelombang radio.
Peserta diperkenalkan pada penggunaan perangkat radio, tata cara berkomunikasi, serta pentingnya mematuhi prosedur dan etika komunikasi. Melalui pendampingan tersebut, anggota Pramuka diharapkan tidak hanya mengenal perangkat yang digunakan, tetapi juga memahami tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada pihak lain.
Pengalaman belajar secara langsung menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Para peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal komunikasi radio sebagai salah satu sarana pertukaran informasi yang tetap relevan di tengah perkembangan teknologi digital.
Radio amatir juga memperkenalkan pendekatan komunikasi yang berbeda dari penggunaan telepon seluler dan aplikasi pesan instan. Dengan perangkat serta prosedur operasional tertentu, komunikasi radio dapat menjadi sarana pembelajaran mengenai teknologi, kedisiplinan, dan koordinasi.
Perpaduan Radio Amatir dan Literasi Digital
JOTA-JOTI menggabungkan dua pendekatan komunikasi, yakni Jamboree on the Air yang memanfaatkan radio amatir dan Jamboree on the Internet yang menggunakan jaringan internet.
Melalui JOTA, peserta diperkenalkan pada komunikasi menggunakan gelombang radio. Sementara itu, JOTI memberikan pengalaman berinteraksi melalui internet untuk memperluas jaringan pertemanan dan menjalin komunikasi dengan sesama anggota kepanduan.
Perpaduan kedua media tersebut memberikan kesempatan kepada Pramuka Penegak untuk memahami perkembangan teknologi komunikasi sekaligus mengasah keterampilan berinteraksi di ruang digital.
Literasi digital menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperkuat di kalangan generasi muda. Kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan sikap kritis, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Melalui kegiatan edukatif seperti JOTA-JOTI, peserta juga dapat belajar bekerja sama, mengikuti aturan, dan menghargai lawan bicara saat melakukan komunikasi.
Sinergi Pramuka dan ORARI untuk Generasi Muda
Pelaksanaan JOTA-JOTI 2026 di Jakarta Pusat menunjukkan pentingnya sinergi antara Gerakan Pramuka dan komunitas yang memiliki keahlian di bidang teknologi komunikasi.
Gerakan Pramuka menyediakan ruang pembinaan karakter dan pengembangan keterampilan bagi generasi muda. Sementara itu, ORARI menghadirkan pengalaman praktis dan pengetahuan mengenai komunikasi radio amatir yang dapat dipelajari secara langsung oleh peserta.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas wawasan anggota Pramuka mengenai pemanfaatan teknologi sekaligus memperkenalkan radio amatir kepada generasi muda.
Di tengah pesatnya perkembangan komunikasi berbasis internet, pengenalan radio amatir menjadi kesempatan untuk memahami beragam teknologi komunikasi yang memiliki karakteristik dan prosedur berbeda.
Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan antarangggota Pramuka dari berbagai Gugus Depan dan Kwartir Ranting di wilayah Jakarta Pusat.
Berlangsung selama tiga hari, JOTA-JOTI 2026 mengusung semangat #JakpusBangkitBersatu. Melalui kegiatan tersebut, Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Pusat bersama ORARI Lokal Jakarta Pusat diharapkan terus mendorong pembelajaran yang edukatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan bermanfaat bagi generasi muda.
Keterlibatan ORARI Lokal Jakarta Pusat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keterampilan komunikasi nirkabel kepada anggota Pramuka, sekaligus menumbuhkan pemahaman bahwa penguasaan teknologi harus disertai kedisiplinan, etika, dan tanggung jawab.
Dengan demikian, JOTA-JOTI tidak hanya menjadi agenda pertemuan kepanduan, tetapi juga sarana pembelajaran untuk membekali generasi muda menghadapi perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.






