SN.CO.ID – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu dari enam negara, yakni Somalia, Nigeria, Ethiopia, Yaman, Thailand, dan Filipina, mengikuti pelatihan Bahasa Indonesia sekaligus pengenalan budaya Sulawesi Tengah.
“Dalam pelatihan ini para mahasiswa, tidak hanya diasah keterampilannya berbahasa Indonesia. Melainkan, para mahasiswa dari enam negara tersebut juga dikenalkan tentang budaya Sulawesi Tengah,” ucap Kepala Pusat Hubungan Internasional UIN Datokarama Darlis, Selasa (18/8/2026)
Pelatihan berlangsung di Ma’had Al Jami’ah UIN Datokarama, 18 Agustus dan dijadwalkan berlangsung hingga 10 Oktober 2026. Kegiatan dilaksanakan Pusat Hubungan Internasional pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa UIN Datokarama dan Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).
Darlis mengatakan, pelatihan melibatkan dosen UIN Datokarama dan pihak BIPA Provinsi Sulawesi Tengah untuk melatih kemampuan Bahasa Indonesia mahasiswa mancanegara.
“Untuk pengenalan budaya, akan dikenalkan langsung oleh tim dari Program BIPA Provinsi Sulawesi Tengah. Kehadiran mahasiswa dari enam negara ini adalah bukti kepercayaan global terhadap UIN Datokarama. Melalui pelatihan Bahasa Indonesia, kami ingin membekali mereka agar tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga menjadi duta budaya Indonesia saat kembali ke negara asal mereka kelak” ujarnya.
Rektor UIN Datokarama Lukman Thahir mengatakan, program BIPA menjadi bagian dari upaya kampus mendorong internasionalisasi perguruan tinggi. Menurutnya, Bahasa Indonesia tidak hanya digunakan sebagai media komunikasi dalam pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana diplomasi budaya.
“Bahasa adalah jembatan utama interaksi akademik dan budaya. Kami ingin memastikan seluruh mahasiswa internasional merasa nyaman dan dapat berprestasi maksimal selama menempuh studi di UIN Datokarama,” pungkasnya.










