oleh

Menhan Tinjau Yonif TP 907/Dewa Shahdan, Tekankan Disiplin dan Kepercayaan Rakyat

SIN.CO.ID – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Marshaling Area Yonif TP 907/Dewa Shahdan di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Jumat (7/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menhan menekankan pentingnya kesiapan prajurit, disiplin, loyalitas kepada negara, serta menjaga kepercayaan rakyat.

Yonif TP 907/Dewa Shahdan merupakan satuan jajaran Brigif TP 37/Hujur Siringgis, Kodam I/Bukit Barisan. Saat meninjau satuan tersebut, Menhan terlebih dahulu menerima paparan dari Wakil Komandan Yonif TP 907/Dewa Shahdan, Kapten Inf M. Asril, mengenai kondisi dan kesiapan satuan.

Usai menerima paparan, Menhan meninjau kondisi prajurit dan memberikan pengarahan. Menhan meminta Yonif TP 907/Dewa Shahdan membangun kekompakan dan sinergi dengan satuan TNI yang berada di sekitarnya, termasuk Batalyon 8 Marinir. Kegiatan bersama antarsatuan diharapkan dapat mencerminkan soliditas TNI sekaligus memperkuat rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

Baca Juga  Pengurus Pusat SMSI Masa Bakti 2024-2029 Dikukuhkan, Ini Daftarnya

Menhan juga mengingatkan bahwa sebagai prajurit, setiap personel harus senantiasa memiliki kemampuan dasar militer dan siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melaksanakan tugas operasi. “Kamu harus mempunyai kemampuan menembak. Kamu harus mempunyai kemampuan patroli. Sewaktu-waktu siap untuk melaksanakan tugas operasi. Kamu harus siap, kamu harus semangat, kamu harus bisa,” tegas Menhan.

Kepada para prajurit muda, Menhan menekankan bahwa prestasi seorang prajurit tidak semata-mata diukur dari penghargaan yang diperoleh. Prestasi harus dimulai dari diri sendiri melalui kedisiplinan, profesionalisme, serta loyalitas kepada negara.

Baca Juga  Sekjen Makali Kumar Pimpin Musprov SMSI Kaltim 2025, Wiwid Mahendra Terpilih Jadi Ketua Periode 2025-2029 Tanpa Voting

Menhan mengingatkan bahwa prajurit TNI berasal dari rakyat dan seluruh kebutuhan prajurit pada hakikatnya juga didukung oleh rakyat. Oleh karena itu, pengabdian kepada negara dan bangsa menjadi wujud tanggung jawab prajurit dalam mengemban kepercayaan yang telah diberikan rakyat. “Kamu adalah anak rakyat, orang tuamu adalah rakyat. Jadi kamu berkewajiban untuk membalas jasa rakyat kepadamu melalui pengabdianmu kepada negara dan bangsa,” pesan Menhan.

Dalam pengarahannya, Menhan mengingatkan seluruh prajurit agar menjunjung tinggi disiplin dan menjaga kehormatan TNI dengan tidak terlibat dalam berbagai pelanggaran, termasuk judi online dan penyalahgunaan narkoba. Menhan juga berpesan kepada para prajurit muda agar menjalani pengabdian sebagai prajurit TNI AD dengan sebaik-baiknya. Menurut Menhan, disiplin merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat, sehingga setiap prajurit harus senantiasa menjaga sikap dan perilaku agar tidak mencederai kepercayaan tersebut. “Kepercayaan rakyat kepadamu hanya bisa tercapai kalau kamu disiplin,” tegas Menhan.

Baca Juga  Pastikan Perlindungan Data Pribadi Pasien, KI DKI Jakarta Minta PPID Pelaksana Dibentuk sampai Puskesmas Kelurahan (Puskesmas Pembantu)

Selain itu, Menhan berharap seluruh prajurit Yonif TP 907/Dewa Shahdan terus membangun semangat, kekompakan, dan profesionalisme, serta menumbuhkan rasa kekeluargaan di dalam satuan sebagai landasan pengabdian kepada negara, bangsa, dan masyarakat.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, serta Kasdam I/Bukit Barisan.

News Feed